Jumat, 08 April 2011

Menggambar karakter animasi pada Flash

angkah 1.
dengan menggunakan line tool buatlah gambar karakter anda.(sesuai imajinasi klo mau bisa di sketch dulu di kertas, di scan.. trus di import..) dengan garis2 kasar (dengan sudut yg masih patah - patah).

dari gambar awal..


hingga menjadi bentuk utuh..


langkah 2.
lalu gunakan selection tool untuk melengkungkan garis2 lurus menjadi bentuk kurva sehingga sudut2 menjadi lebih halus.



gunakan langkah diatas jika ingin menambahkan gambar lagi. pada contoh gambar gw tambahin mata, tangan kanan dan senjata.

dan hasilnya..


langkah 3.
seleksi semua line lalu jadikan group dengan cara menekan tombol "ctrl+G". copy paste kan 2 kali sehingga kita mendapatkan 3 group line yg sama pada stage.
gambar2 ini nantinya akan kita gunakan untuk membuat line art, color dan shadenya.



langkah 4.
double klik group line pertama untuk membuat lineArt.
seleksi semua line dan ubah ukuran line menjadi 1 - solid.



lalu kita tambahkan lineart dengan menggambar shape2 di tempat2 yang kita inginkan. caranya, dengan menggunakan line tool dan paint tool.
ubah warna line menjadi merah, dan ukuran menjadi hairline (agar mudah diseleksi dan didelete)
dan gunakan warna hitam pada paint bucket tool..

gambar garis bantu dengan line tool dan warnai dengan paint bucket tool, lalu delete garis bantunya..

Menggambar karakter animasi pada Flash

angkah 1.
dengan menggunakan line tool buatlah gambar karakter anda.(sesuai imajinasi klo mau bisa di sketch dulu di kertas, di scan.. trus di import..) dengan garis2 kasar (dengan sudut yg masih patah - patah).

dari gambar awal..


hingga menjadi bentuk utuh..


langkah 2.
lalu gunakan selection tool untuk melengkungkan garis2 lurus menjadi bentuk kurva sehingga sudut2 menjadi lebih halus.



gunakan langkah diatas jika ingin menambahkan gambar lagi. pada contoh gambar gw tambahin mata, tangan kanan dan senjata.

dan hasilnya..


langkah 3.
seleksi semua line lalu jadikan group dengan cara menekan tombol "ctrl+G". copy paste kan 2 kali sehingga kita mendapatkan 3 group line yg sama pada stage.
gambar2 ini nantinya akan kita gunakan untuk membuat line art, color dan shadenya.



langkah 4.
double klik group line pertama untuk membuat lineArt.
seleksi semua line dan ubah ukuran line menjadi 1 - solid.



lalu kita tambahkan lineart dengan menggambar shape2 di tempat2 yang kita inginkan. caranya, dengan menggunakan line tool dan paint tool.
ubah warna line menjadi merah, dan ukuran menjadi hairline (agar mudah diseleksi dan didelete)
dan gunakan warna hitam pada paint bucket tool..

gambar garis bantu dengan line tool dan warnai dengan paint bucket tool, lalu delete garis bantunya..

Senin, 04 April 2011

Plug-in Suite 5 Tersedia untuk Photoshop

Plug-in Suite 5 Tersedia untuk Photoshop

Plug-in Suite 5 Tersedia untuk Photoshop

Plug-in Suite 5 Tersedia untuk Photoshop

12 April 2010, Adobe Rilis CS5

12 April 2010, Adobe Rilis CS5

12 April 2010, Adobe Rilis CS5

12 April 2010, Adobe Rilis CS5

Kamis, 31 Maret 2011

Menggunakan ActionScript

Untuk keperluan interaktif yang sederhana atau standar, kita bisa
menggunakan Behaviors seperti yang telah kita pelajari pada
Subbab 7.1. Akan tetapi, untuk keperluan interaktif yang lebih
kompleks, kita harus menggunakan ActionScript.
ActionScript bisa disebut dengan bahasa pemrogramannya Flash.
Dengan ActionScript, kita bisa membuat movie yang interaktif
sehingga user bisa berinteraksi dengan movie tersebut, seperti mengontrol navigasi, memasukkan informasi, menggerakkan objek
dengan keyboard, mengubah bentuk mouse, membuat menu, games,
kuis, dan lain-lain.
ActionScript atau Action dibagi menjadi dua, yaitu:
􀀻 Action Frame adalah Action yang diberikan pada frame. Frame
yang berisi Action ditandai dengan huruf a pada framenya. Lihat
Gambar 5.91.
􀀻 Action Objek adalah Action yang diberikan pada objek, baik
berupa tombol maupun movie clip.
Catatan:
ActionScript di Flash sangatlah luas dan banyak cakupannya, apalagi
ActionScript di Flash MX 2004 yang sudah mendukung ActionScript
v2. Oleh karena itu, pada bagian ini penulis hanya membahas cara
penggunaan action-action dasar saja.
Rencananya sih mau bikin buku tersendiri yang membahas full
ActionScript dari pemula sampai tingkat mahir, tunggu aja tanggal
mainnya, tapi nggak janji lho.
7.2.1 Mengenal Area Kerja ActionScript
ActionScript mempunyai panel di mana di dalamnya kita bisa
memberikan dan mengatur action. Untuk menampilkannya, klik
menu Window > Development Panels > Actions. Lihat Gambar 7.30.
Keterangan Gambar 7.30:
􀀻 Actions category, menunjukkan action diberikan pada frame
atau pada objek (button atau movie clip).
􀀻 Actions toolbox, berisi kumpulan ActionScript yang disediakan
oleh Flash dan dapat dipakai langsung dengan melakukan klik
ganda pada action yang diinginkan.
􀀻 Script navigator, menampilkan lokasi di file FLA yang
dihubungkan ke ActionScript. Di sini kita bisa menjelajahi
melalui file FLA untuk menemukan kode ActionScript.
􀀻 Script pane, merupakan tempat dituliskannya/ditempatkannya
kode-kode dari ActionScript.
􀀻 Popup-menu, berisi kumpulan perintah untuk mengatur Actions Panel.