Jumat, 23 Desember 2011

Melindungi CD dari Pembajakan (CD Protection Software)

Tujuan memproteksi cd adalah untuk menghindari pembajakan dari orang lain. Permasalahan yang sering muncul bagi kita adalah bagaimana cara memberikan perlindungan untuk hasil karya yang dibuat, yaitu dengan memberikan sistem Proteksi Pada CD menggunakan sistem teknologi software yang canggih sehingga sulit dibobol.
Pada saat ini penggandaan CD telah banyak dilakukan secara ilegal sehingga banyak para produsen yang membuat suatu karya baik itu berupa software, lagu, film, data, karya MPI (media pembelajaran interaktif) dan lain-lain, yang banyak digandakan oleh orang tidak bertanggung jawab sehingga hasil karya tersebut tidak dapat dinikmati oleh anda pembuatnya.  
CD Protection Software

  • SecuROM
Proteksi komersial dari Sony DADC (https://www2.securom.com/). Kesamaan SecuROM dengan SafeDisc adalah bahwa SafeDisc tampaknya berdasarkan SecuROM. Tampak dari adanya file CMS16.DLL, CMS_95.DLL, atau CCMS_NT.DLL pada CD yang diproteksi dengan SecuROM.
  • CD Cops
Produk komersial dari Link Data Security (www.linkdata.com). Mengenali CD asli dan menolak copy-nya. Dikenali dari tampilnya window sewaktu program di-start selain adanya file CDCOPS.DLL serta file dengan ekstensi .GZ_ dan W_X dalam CD.
  • LaserLock
Software proteksi komersial MLS Laser- Lock International (www.laserlock.com) yang membentuk direktori yang tidak terlihat berisi file-file unreadable errors. Encoding software ini digunakan bersama suatu laser mark sewaktu CD diproduksi,yang membuatnya mustahil untuk di-copy (seharusnya), tetapi anda dapat meng-copy-nya ke harddisk atau men-set CD burner untuk meng-ignore error yang muncul.
  • SafeCast
Dari C-Dilla (www.c-dilla.com) yang juga mengembangkan SafeDisc (kini bagian dari Macrovision). Ditujukan untuk tim pengembang dan mencegah program di-copy sewaktu pengembangan.
  • SafeDisc
dibuat oleh Macrovision Corporation (http://www.rovicorp.com/). saat ini paling banyak digunakan sekarang ini oleh pengembang game software seperti Ubi Soft Entertainment, GT Interactive, Interplay Entertainment, Microprose, Red Storm Entertainment, Take2 Interactive, TalonSoft, Electronic Arts, serta juga Microsoft.
  • DiscGuard
DiscGuard dari TTR Technologies (www.ttrtech.com) mengemas proteksinya dalam executable file pada CDdan meng-encode-nya, setelah itu suatu digital code pada CD original akan digunakan untuk mengencode-nya. Apabila pemakai mencoba meng-copy CD ini, digitalcode-nya tidak akan ter-copy dengan benar.
Dan masih banyak lagi software perlindungan / proteksi cd dari pembajakan.

0 komentar:

Poskan Komentar