Kamis, 26 Januari 2012

Animasi Mouse Trail

Langkah untuk membuatnya adalah sebagai berikut :
Buat file baru. Ubah ukuran stage menjadi 600 x 360 pixels pada panel Properties.
Buat symbol baru dengan cara pilih menu Insert > New Symbol. Beri nama ”bintang” lalu pada behavior pilih Movie clip. Tekan OK.
Gambar 3.31
Pilih Oval Tool, lalu buat objek lingkaran dengan ukuran 60 x 60 posisikan tepat di tengah-tengah stage dengan cara memilih objek lalu tekan Ctrl + Alt + 2 lalu tekan Ctrl + Alt + 5. Beri warna merah tua (#990000) pada Fill Color dan tanpa Stroke Color.
Gambar 3.32
Buat symbol baru lagi, pilih menu Insert > New Symbol…. pilih behavior Button dan beri nama tombol.
kemudian klik di frame Hit lalu klik kanan pilih Insert Keyframe. Pada frame Hit buat objek kotak dengan Rectangle Tool dengan ukuran 60 x 60 pixels, dan beri warna pada Fill Color biru dan tanpa Stroke Color. Posisikan tepat ditengah-tengah stage.
Gambar 3.34
Objek masih dalam keadaan terpilih, pada panel Color Mixer ubah nilai Alpha menjadi 20%. Maka hasilnya objek akan terlihat transparan.
Gambar 3.35
Buat symbol baru lagi dan beri nama ”animasi” pada behavior pilih Movie clip, tekan OK.
Buka panel Library, lalu seret tombol ke stage dan posisikan tepat pada tengah-tangah stage.
Gambar 3.37
Setelah itu, klik di frame 2 lalu klik kanan pilih Insert Blank Keyframe.
Seret symbol movie clip bintang dari panel Library ke stage dan posisikan tepat pada tengah-tengah stage.
Gambar 3.39
Klik di frame 20 lalu klik kanan dan pilih Insert Keyframe. Masih di frame 20, pilih objek lalu ubah ukuran menjadi 10 x 10 pixels. Pada panel Properties pilih Color : Tint lalu pilih warna kuning (#FFCC00) dan alpha 50%. (lihat gambar).
Gambar 3.40
Klik frame 2 lalu klik kanan pilih Create Motion Tween. Lalu klik di frame 1 lalu buka panel Action dan tuliskan script berikut :
Gambar 3.41
Selanjutnya pilih objek tombol pada frame 1, buka panel action lalu tuliskan script berikut :
Gambar 3.42
Buat symbol baru dan beri nama ”animasi group” pada behavior pilih Movie clip lalu tekan OK.
Tampilkan grid dan atur ukuran grid-nya dengan cara tekan Ctrl + Alt + G, ubah ukuran menjadi 60 x 60 pixels.
Gambar 3.44
Pilih menu View > Snapping > Snap to Grid. Agar posisi objek dapat diatur ditempatkan persisi pada setiap grid. Lalu pilih lagi menu View > Grid > Show Grid. Maka layar akan berubah seperti gambar berikut :
Gambar 3.45
Kemudian pada panel Library, seret movie clip animasi ke stage dan atur posisi seperti berikut tepat di kotak Grid dibawah sebelah kanan tanda +.
Gambar 3.46
Lakukan penyalinan pada objek, tekan Ctrl + C lalu tekan Ctrl + Shif + V dan geser objek tepat di sebelah kanan objek pertama.
Gambar 3.47
Lakukan penyalinan lagi hingga terdapat lima buah objek dalam satu baris seperti gambae berikut :
Gambar 3.48
Pilih ke lima objek lalu lakukan penyalinan lagi dan tempatkan persis di bawahnya sehingga akan terlihat seperti gambar berikut :
Gambar 3.49
Kembali ke scene 1 atau ke modus edit dokumen, tekan Ctrl + E untuk kembali ke modus edit dokumen.
Pada panel Library, seret movie clip animasi group ke dalam stage dan posisikan tepat berada pada pojok kiri atas seperti gambar berikut :
Gambar 3.50
Objek masih dalam keadaan terpilih, lalukan penyalinan objek sebanyak lima kali dan posisikan masing-masing objek seperti gambar berikut sehingga memenuhi semua stage.
Gambar 3.51
Jadi di dalam stage terdapat enam buah movie clip animasi group.
Simpan file, dan jalankan movie tekan Ctrl + Enter.
Gambar 3.52
Semoga bermanfaat……….

0 komentar:

Poskan Komentar