Kamis, 24 Maret 2011

Membuat Slide Presentasi

Meskipun membuat slide presentasi dengan Macromedia Flash Pro 8 lebih susah dibandingkan dengan Microsoft Power Point, namun membuat slide presentasi dengan Macromedia Flash Pro 8 dapat menghasilkan slide presentasi yang lebih menarik dan lebih dapat memberikan banyak manfaat. Dengan Macromedia Flash Pro 8 kita dapat menggunakan dasar pembuatan slide presentasi ini untuk membuat jenis presentasi-presentasi lain yang dapat ditambahkan animasi yang lebih lengkap dan menarik. Dalam pembuatan slide presentasi dengan Macromedia Flash Pro 8, objek-objek seperti tombol atau button, background dan teks sebaiknya diletakkan dalam layer yang berbeda. Hal ini dimaksudkan agar objek dapat dikontrol dengan baik. Tutorial kali ini membahas pembuatan slide presentasi dengan dokumen slide-slide kosong yang sudah disediakan oleh Macromedia Flash Pro 8.
Kita hanya perlu menambahkan efek-efek animasi teks atau gambar dan tombol navigasi antarslide.
Sebelum membuat slide presentasi sebaiknya Anda siapkan isi dari slide presentasi, teks atau
gambar yang ingin dimasukkan ke dalam slide, tombol-tombol dan suara/musik yang mendukung presentasi (jika diperlukan).
Kali ini kita akan berlatih membuat 6 slide presentasi. Berikut ini contoh teks yang akan ditampilkan pada slide presentasi:

Slide ke-    Isi
1                TRIK BELAJAR MEMBUAT ANIMASI DENGAN FLASH 8
2                Untuk membuat animasi dengan Flash 8, Anda harus berlatih terlebih dahulu: Animasi Dasar, 
                  Membuat Tombol, Mengontrol Movie Clip
3                Animasi Dasar. Animasi dasar terdiri dari: animasi Motion Tween, Shape Tween dan Motion 
                 Guide
Berikut contoh langkah-langkah pembuatan slide presentasi dengan Macromedia Flash Pro 8:
1. Ketika Anda pertama kali masuk Macromedia Flash Pro 8, pilih Create New Flash Slide
Presentation.
2
Gambar 4.1: Tampilan awal Macromedia Flash Pro 8
2. Pada tampilan awal secara otomatis di sebelah kiri stage sudah terdapat 1 slide. Karena kita
akan membuat 6 slide presentasi, maka kita tambahkan 5 slide lagi dengan mengeklik tanda
(+) atau klik kanan pada slide1 kemudian Insert Screen.
Gambar 4.2: Menambahkan Screen (slide presentasi)
3. Jika ingin digunakan background yang sama untuk semua slide, maka Anda gunakan
background pada panel Properties dan tidak perlu menggunakan layer khusus background.
Gambar 4.3: Mengganti warna background
4. Pada tutorial ini, digunakan background yang berbeda untuk beberapa slide. Buat layer
background, kemudian gunakan Rectangle Tool, pilih warna sesuai dengan keinginan Anda.
Jangan lupa untuk mengunci layer background agar tidak bergerak ketika kita mengedit
pada objek-objek yang terdapat pada slide. Untuk mengunci, Anda klik gambar di sebelah
kanan teks background.
Gambar 4.4: Mengunci layer background
5. Tambahkan 2 layer dan beri nama: teks_1 dan teks_2, pada layer teks_1 buat teks: “TRIK
MEMBUAT ANIMASI” sedangkan pada layer teks_2: “DENGAN FLASH 8”. Ubah masing-masing
teks menjadi Movie Clip dan tambahkan animasi Motion Tween, sehingga bentuk layer
menjadi seperti berikut:
Gambar 4.5: Susunan layer dan urutan animasi Motion Tween
Keterangan:
a. Untuk layer background perlu ditambahkan frame sampai dengan frame 25.
Sebaiknya Anda ubah background menjadi Graphic (F8).
b. Layer teks_1: frame 1 sampai dengan frame 15 digunakan untuk menggerakkan
teks_1 dari luar stage ke tengah-tengah stage dengan Motion Tween. Frame 15
sampai frame 25 adalah animasi Motion Tween dengan teks_1 berputar.
c. Layer teks_2: dimulai dari frame 15, setelah teks_1 sampai tengah-tengah stage dan
di tambahkan Motion Tween sampai frame 25.
3
6. Tambahkan 1 layer dan beri nama action, Insert Keyframe (F6) pada frame terakhir (25) dan
tekan F9 untuk ke layar Actions dan tambahkan script stop(); untuk menghentikan animasi.
7. Tambahkan 1 layer dan beri nama tombol, kemudian buat atau masukkan tombol next dari
Library. Tombol ini digunakan untuk menuju ke slide berikutnya (slide 2). Anda juga dapat
menambahkan efek suara pada tombol.
Gambar 4.6: Tombol next dan previous
8. Klik tombol, plih menu Window Behaviours (Shift+F3). Setelah itu klik tanda (+) di kiri
atas, pilih Screen dan klik Go to Slide.
Gambar 4.7: Behaviours Go to Slide
9. Pilih presentation dan klik slide2. Sebenarnya Anda dapat memilih submenu Screen Go to
Next Slide secara langsung. Namun tujuan agar tidak memilih langsung mengunakan Go to
Next Slide adalah supaya Anda dapat memilih slide yang dituju tidak hanya slide berikutnya,
karena hal ini untuk mengantisipasi jika Anda ingin menuju slide sembarang.
Gambar 4.8: Pilihan untuk menuju ke slide 2
10. Slide presentasi akan lebih menarik jika Anda berikan efek transisi, caranya: pilih slide 1
klik menu Window Behaviours (Shift+F3) klik tanda (+) Screen Transition.
4
Gambar 4.9: Efek transisi slide
11. Keluar kotak dialog dan pilih efek Fade.
Gambar 4.10: Jenis-jenis efek transisi slide
12. Untuk mengecek tombol yang dibuat berfungsi atau tidak, Anda dapat melakukan test movie
(Ctrl+Enter).
13. Selanjutnya kita bekerja pada slide 2, dengan Rectangle Tool buat background yang berbeda
dengan background pada slide 1, kemudian kunci background.
14. Berikut ini adalah susunan layer dan urutan animasi pada slide 2:
Gambar 4.11: Susunan layer pada slide 2
Keterangan:
a. Layer background dibuat sampai dengan frame 20.
b. Pada layer teks_1 buat teks: “Untuk membuat animasi dengan Flash 8, Anda harus
berlatih daluhu”. Ubah teks menjadi tombol atau Button (F8) dan beri efek pada
tombol. Berikan efek Motion Tween sampai dengan frame 5, yang bergerak dari luar
stage atas ke stage bagian atas. Setelah itu tambahkan frame sampai dengan frame
20.
c. Pada layer teks_2 buat teks: “Animasi Dasar”. Ubah teks menjadi tombol atau
Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween dari frame 5
5
sampai dengan frame 10, yang bergerak dari sebelah kiri luar stage ke tengahtengah
stage.
d. Pada layer teks_3 buat teks: “Membuat Tombol”. Ubah teks menjadi tombol atau
Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween dari frame 10
sampai dengan frame 15, yang bergerak dari sebelah kanan luar stage ke tengahtengah
stage.
e. Pada layer teks_4 buat teks: “Mengontrol Movie Clip”. Ubah teks menjadi tombol
atau Button (F8) dan beri efek pada tombol. Berikan efek Motion Tween dari frame
15 sampai dengan frame 20, yang bergerak dari sebelah kiri luar stage ke tengahtengah
stage.
f. Pada layer action, tambahkan keyframe (F6) pada frame 20, kemudian berisi scipt
stop(); pada frame 20 (F9).
g. Pada layer tombol, buat frame sampai dengan frame 20, kemudian masukkan
tombol dari Library. Tombol ini digunakan untuk menuju ke slide slide sebelumnya
(slide 1). Pilih tombol klik menu Window Behaviors (Shift+F3). Klik tanda (+) di
kiri atas Screen Go to Slide. Pilih presentation slide1.
Gambar 4.12: Pilihan untuk ke Slide 1
15. Klik pada tombol di layer teks_2 kemudian pilih menu Window Behaviors (Shift+F3). Klik
tanda (+) di kiri atas Screen Go to Slide. Pilih presentation slide3.
16. Berikut kotak dialog untuk tombol_1.
Gambar 4.13: Pilihan untuk ke slide 3
17. Dengan cara yang sama lakukan pula untuk tombol pada layer teks_3 dan teks_4. Hanya saja
tombol pada layer teks_3 menuju ke slide 4 sedangkan tombol pada layer teks_4 menuju ke
slide 5. Anda dapat melakukan test movie (Ctrl+Enter) untuk mengecek apakah tombol yang
dibuat sudah dapat berfungsi atau belum.
18. Selanjutnya kita bekerja pada slide 3. Slide 3 merupakan submenu Animasi Dasar. Untuk
background pada slide 3 sampai dengan slide 5 sama dengan slide 2. Agar sama, maka kita
Copy background yang ada pada slide 2. Buka terlebih dahulu kunci yang ada pada layer
background slide 2. Kemudian klik layer background frame 1 pada slide 2 Copy (Ctrl+C)
Paste (Ctrl+V) pada layer 1 frame 1 slide 3 atau Paste in Place (Ctrl+Shift+V) agar letak
objek tidak berubah. Ubah nama layer menjadi background.
19. Berikut ini susunan layer pada slide 3:
6
Gambar 4.14: Susunan awal layer slide 3
Keterangan:
a. Layer background dibuat satu frame saja dan kunci layer.
b. Layer teks, berisi judul: “Animasi Dasar” dan isi: “Animasi dasar terdiri dari: animasi
Motion Tween, Shape Tween dan Motion Guide”.
c. Dalam layer tombol terdapat dua tombol yaitu tombol untuk menuju slide 2 dan
tombol untuk menuju slide 4. Gunakan Behaviors pada langkah ini.
Gambar 4.15: Behaviors untuk tombol pada slide 3
d. Tambahkan efek Blinds pada slide 3. Caranya: Pilih slide 3 Window Behaviors
keluar kotak dialog dan pilih Blinds.
Gambar 4.16: Menambahkan efek Blinds pada slide 3
20. Selanjutnya kita bekerja pada slide 4. Susunan layer pada slide 4 sama dengan slide 3, yang
berbeda hanya pada isi teks dan tombol. Berikut ini susunan layer pada slide 4:
Gambar 4.17: Susunan layer pada slide 4
Keterangan:
a. Background sama dengan slide 2 dan 3.
b. Layer teks, judul: “Membuat Tombol” dan isi: “Untuk membuat tombol Anda dapat
menggunakan teks, gambar ataupun gabungan antara teks dan gambar”.
c. Dalam layer tombol terdapat dua tombol yaitu tombol untuk menuju slide 3 dan
tombol untuk menuju slide 5.
7
d. Tambahkan efek transisi Photo pada slide 4.
21. Susunan layer pada slide 5 juga sama dengan slide 3 dan 4.
Gambar 4.18: Susunan layer pada slide 5
Keterangan:
a. Background sama dengan slide 2, 3 dan 4.
b. Layer teks, judul: “Mengontrol Movie Clip” dan isi: “Movie Clip memiliki peran
penting dalam pembuatan animasi. Dengan Movie Clip objek-objek dalam flash
dapat dikontrol dengan baik dan dapat dibuat animasi yang menarik dan interaktif”.
c. Dalam layer tombol terdapat dua tombol yaitu tombol untuk menuju slide 4 dan
tombol untuk menuju slide 6.
d. Tambahkan efek transisi Wipe pada slide 5.
22. Untuk slide 6, dibuat berbeda dengan slide-slide sebelumnya. Berikut susunan layer pada
slide 6:
Gambar 4.19: Susunan akhir layer pada slide 6
Keterangan:
a. Background pada layer 6 sama dengan background pada slide 1. Tambahkan frame
(F5) sampai dengan frame 30.
b. Layer teks_1, isi teks: “Trik lebih lanjut”. Buat animasi Motion Tween, sampai
dengan frame 5, teks bergerak dari sebelah kiri stage ke sebelah kanan stage, dari
frame 6 sampai dengan frame 15, teks bergerak dari sebelah kanan stage ke tengahtengah
stage dan dari frame 16 sampai dengan frame 30, teks kembali lagi ke posisi
semula.
c. Layer teks_2, isi teks: “Banyak berlatih”. Tambahkan keyframe (F6) sampai dengan
frame 10. Setelah itu teks dihapus.
d. Layer teks_3, isi teks: “Mencari tutorial-tutorial di internet”. Tambahkan keyframe
(F6) pada frame 11 sampai dengan frame 20.
e. Layer teks_4, isi teks: “Mengikuti forum-forum tentang animasi Flash”. Tambahkan
keyframe (F6) pada frame 21 sampai dengan frame 30.
f. Layer bintang: buat bintang di akhir presentasi dan letakkan di tengah stage.
Tambahkan keyframe (F6) sampai dengan frame 11, setelah itu pilih bintang dan
ganti warna menjadi biru. Tambahkan keyframe (F6) sampai dengan frame 21,
8
kemudian pilih bintang dan ganti warna menjadi merah. Tambahkan keyframe (F6)
kembali sampai dengan frame 30, kemudian pilih bintang dan ganti warna menjadi
kuning (warna semula).
g. Layer tombol: berisi satu tombol saja, yaitu hanya tombol untuk menuju ke slide
sebelumnya. Tambahkan keyframe (F6) pada frame 30, agar tombol tidak berkedapkedip
saat dilakukan test movie.
h. Lakukan test movie (Ctrl+Enter) untuk melihat hasil slide presentasi yang Anda buat.
i. Jika Anda ingin menambahkan efek suara pada tombol, maka Anda klik dua kali
tombol yang ingin beri efek suara, setelah itu tambahkan satu layer dan beri nama
layer suara. Drag file suara yang sudah ada pada Library ke stage. Pastikan bahwa
Anda hanya menambahkan keyframe (F6) pada efek Down saja, yang mengakibatkan
tombol berbunyi jika ditekan.
Gambar 4.20: Menambahkan suara pada tombol
j. Anda cukup menambahkan suara dua kali saja, yaitu pada tombol untuk menuju
slide sebelum dan sesudahnya.
k. Lakukan test movie (Ctrl+Enter) untuk melihat hasil suara yang sudah Anda
tambahkan pada tombol.
Langkah-langkah pada tutorial ini hanyalah salah satu contoh saja. Kini Anda dapat
mengkreasi sendiri slide-slide presentasi yang Anda buat dengan menambahkan background, suara
atau tombol yang menarik. Pemilihan warna berpengaruh terhadap slide presentasi yang Anda buat,
sehingga perhatikan dengan baik ketika Anda akan memilih warna.

0 komentar:

Poskan Komentar